Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Selasa 11 Agustus 2026

Bacaan Liturgi : PW. Santa Klara, Perawan, Selasa, 11 Agustus 2026

  • Bacaan Pertama : Nubuat Yehezkiel 2:8-3:4

  • Mazmur Tanggapan : R.Betapa manis janji Tuhan bagi langit-langitku.

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 119:14.24.72.103.111.131

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Terimalah beban-Ku dan belajarlah dari pada-Ku, sebab Aku lemah-lembut dsn rendah hati. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Matius 18:1-5.10.12-14

Menjadi Kecil dan Berharga di mata Allah

Dalam Injil hari ini, para murid bertanya kepada Yesus, โ€œSiapakah yang terbesar dalam Kerajaan Surga?โ€ Yesus justru menghadirkan seorang anak kecil dan berkata bahwa mereka harus bertobat dan menjadi seperri anak kecil. Anak kecil menggambarkan kerendahan hati, ketulusan, ketergantungan, dan kepercayaan kepada orang lain. Di hadapan Allah, kebesaran seseorang bukan diukur dari jabatan, kekuasaan, atau prestasi, melainkan dari kerendahan hati dan kasihnya.

Yesus juga menegaskan bahwa setiap orang kecil begitu berharga di mata Bapa. Bahkan ketika satu domba tersesat, sang gembala meninggalkan yang sembilan puluh sembilan untuk mencarinya. Inilah gambaran kasih Allah yang luar biasa : tidak seorang pun dianggap terlalu kecil, terlalu lemah atau terlalu jauh untuk dicari dan diselamatkan oleh-Nya.

Sabda ini mengajak kita untuk melihat dengan cara pandang Allah. Jangan sampai kita meremehkan mereka yang sederhana, lemah, gagal, atau tersisih. Bisa jadi justru melalui merekalah Tuhan sedang mengajar kita tentang kasih, kesabaran, dan kerendaham hati.

Marilah kita bertanya pada diri sendiri: Apakah saya masih memiliki hati yang sederhana seperti seorang anak? Apakah saya mudah menghakimi orang yang tersesat, atau mau menjadi seperti gembala yang mencari dan merangkulnya kembali?

Doa :

Tuhan Yesus, ajarlah kami menjadi pribadi yang rendah hati dan sederhana. Berilah kami hati yang peka terhadap mereka yang kecil, lemah, tersisih dan tersesat. Jangan biarkan kami memandang rendah seorang pun, sebab setiap orang yang berharga di mata-Mu. Jadikanlah kami alat kasih-Mu yang mampu mencari, merangkul, dan membawa kembali mereka yang jauh dari-Mu. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Csrm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.