Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Sabtu 11 April 2026

Bacaan Liturgis – Sabtu Dalam Oktaf Paskah, Sabtu, 11 April 2026

  • Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 4:13-21

  • Mazmur Tanggapan: Bersyukurlah kepada Tuhan, karna baiklah Dia!

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mazmur 118:1.14-15a.16a-18.19-21

  • Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya. Alleluya

  • Bacaan Injil: Markus 16:9-15

Kebangkitan Kristus Membawa Tugas Pengutusan Baru Bagi Para Murid-Nya

Yesus telah menampak diri beberapa kali kepada para perempuan yang setia mengikuti-Nya dan juga kepada para murid-Nya. Yesus hendak mengembalikan kepercayaan diri para murid-Nya dan membuka hati mereka untuk masuk ke dalam iman yang baru yaitu soal kebangkitan-Nya. Yesus hendak menegaskan kepada para murid bahwa kematian-Nya di salib bukanlah akhir segala-galanya dan berhenti pada situasi tragis yang memilukan. Yesus mengajarkan kepada semua pengikut-Nya bahwa tidak ada pagi yang cerah, tanpa melewati malam-malam yang gelap. Tidak ada kebangkitan yang mulia dari Kristus tanpa harus melewati sengsara dan wafat-Nya di kayu salib. Para murid awal-Nya masih trauma, lamban dan belum memahami sesungguhnya apa yang terjadi terhadap Kristus setelah Dia dimakamkan. Maka Yesus sempat mencela dan kecewa atas kelambanan serta kedegilan hati mereka. Telah banyak kisah tentang kebangkitan Yesus yang mereka dengar, tetapi mereka masih hidup di dalam keragu-raguan serta hati diliputi rasa takut dan cemas. Akan tetapi Yesus selalu tabah atas kelemahan mereka dan mengajak mereka untuk bersedia memulai tugas yang baru sebagai murid-murid yang telah menyaksikan kebangkitan-Nya.

Setelah para rasul mulai memahami situasi yang terjadi, dan berjumpa secara langsung dengan Kristus yang bangkit, mereka mengalami pertobatan sejati dan hidup baru. Dari sebelumnya pribadi yang penakut, mereka menjadi pribadi pemberani. Dari sebelumnya kurang memiliki semangat hidup doa, menjadi pribadi-pribadi yang memiliki hidup doa yang mendalam. Dari pribadi yang egois dan ambisius mementingkan diri sendiri, menjadi pribadi yang altruis dan mementingkan kebutuhan hidup bersama. Atas hidup yang baru dan dibekali dengan kekuatan Roh dari Yesus, maka para murid diperintahkan untuk pergi ke seluruh dunia untuk mewarkan Kabar Sukacita dan pengharapan akan hidup yang kekal bagi semua orang. Demikianlah para rasul mengalami perubahan hidup secara total dan siap sedia bermisi ke seluruh dunia dan bersaksi akan Kristus yang bangkit sebagai dasar kita menaruh pengharapan akan hidup abadi sesudah kematian kita.

@RP. Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Video Ucapan Selamat Paskah Dari Romo Romo Paroki Meruya