Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Selasa 29 September 2026

Bacaan Liturgis – Pesta Santo Mikael, Gabriel dan Rafael, Malaikat Agung, Selasa, 29 September 2026

  • Bacaan Pertama: Nubuat Daniel 7:9-10.13-14 atau Kitab Wahyu 12:7-12a

  • Mazmur Tanggapan: Di hadapan para dewata, aku hendak bermazmur bagi-Mu, ya Tuhan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mzm138:1-2a.2bc-3.4-5

  • Bait Pengantar Injil: Alleluya. Pujilah Tuhan, hai segala tentara-Nya, muliakanlah Dia, hai para hamba yang melakukan kehendak-Nya. Alleluya.

  • Bacaan Injil: Yohanes 1:47-51

Merayakan Pesta Para Malaikat Agung

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, bersama Gereja Universal hari ini kita merayakan pesta para Malaikat Agung, yang terdiri dari Santo Mikael, Santo Gabriel dan Santo Rafael.

Menurut Santo Gregorius Agung (540-604), kata “malaikat” itu nama tugas, atau menurut Santo Agustinus (354-540), kata “malaikat” itu menunjukkan jabatan, bukan kodrat. Mereka yang mendapat tugas biasa, disebut malaikat.

Tugas biasa itu misalnya mendoakan setiap orang. Itulah sebabnya, dalam perayaan Ekaristi, tepatnya pada saat doa tobat, kita berseru, “Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.” Dalam Perayaan Ekaristi, jika doa tobat ini yang dipilih, karena ada cara lain, maka kita selalu mohon kepada para malaikat supaya mendoakan kita kepada Allah Yang Maha Rahim.

Selanjutnya, mereka yang mendapat tugas agung disebut malaikat agung. Santo Gregorius Agung menjelaskan bahwa membawa kabar gembira kepada Perawan Maria adalah suatu tugas yang agung, maka bukan sembarang malaikat yang diutus kepadanya, tetapi Malaikat Agung Gabriel, karena Gabriel berarti “Keperkasaan Allah”. Ia datang kepada Perawan Maria untuk mewartakan Dia, yang berkenan merendahkan Diri untuk berperang dengan kekuatan roh di langit. Ia yang datang sebagai Allah yang kuasa dan perkasa, harus diwartakan oleh Gabriel, keperkasaan Allah.

Saudara-saudari, jika ada suatu peperangan besar, malaikat yang diutus adalah Malaikat Agung Mikael. Dalam bacaan pertama (bacaan pilihan atau alternatif, Why 12:7-12a), ketika timbul peperangan di surga, Mikael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan seekor naga, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat di surga. Naga besar itu, disebut juga Si Ular Tua, yang disebut iblis atau setan, yang selalu menyesatkan seluruh dunia (Why 12:7-9).

Selanjutnya, kalau tugas utamanya adalah menyembuhkan sakit-penyakit, maka malaikat yang diutus adalah Malaikat Agung Rafael, karena Rafael berarti “pengobatan Allah”. Dialah yang melenyapkan bayangan-bayangan mata Tobit yang buta, ketika ia menyentuh mata untuk menyembuhkannya. Oleh sebab itu, dia yang diutus untuk menyembuhkan, sungguh pantas diberi nama “pengobatan Allah”.

Dalam Injil hari ini juga disebutkan tugas para malaikat. “Para malaikat mengelilingi Kristus, Tuhan mereka. Mereka melayani-Nya terutama dalam pelaksanaan perutusan keselamatan-Nya untuk manusia” (Katekismus Gereja Katolik, No. 351). Pelayanan mereka ditunjukkan oleh Yesus sendiri ketika Ia berkata kepada Natanael, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka, dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia” (Yoh 1:51).

Kristus – Anak Manusia – itu mendapat pelayanan para malaikat Allah yang turun naik kepada-Nya. Mereka sibuk turun naik untuk melayani-Nya sebab Kristus adalah pusat dunia malaikat. Mereka adalah malaikat-Nya (Mat 25:31). Mereka adalah milik-Nya karena mereka diciptakan oleh Dia dan untuk Dia (Kol 1:16). Mereka lebih lagi milik-Nya, karena Ia menjadi-kan mereka pesuruh rencana keselamatan-Nya (Ibr 1:14) [Katekismus Gereja Katolik, No. 331].

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, mari kita merayakan pesta para Malaikat Agung seraya mohon kepada mereka agar kita beroleh kemenangan dalam setiap peperangan melawan yang jahat, menerima kabar gembira dari Allah dan memperoleh kesehatan. Kepada mereka yang sedang berjuang dan bertempur melawan yang jahat, yang sedang bersedih dan yang sakit, mari kita mohonkan rahmat Allah dengan perantaraan para Malaikat Agung.

[RP. A. Ari Pawarto, O.Carm.]

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.