Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Kamis 05 Februari 2026

Bacaan Liturgi : PW Santa Agata, Perawan dan Martir, Kamis, 5 Februari 2026

  • Bacaan Pertama : 1 Raja-raja 2:1-4.10-12

  • Mazmur Tanggapan : R. Ya Tuhan, Engkau menguasai segala-galanya

  • Ayat Mazmur Tanggapan : 1 Taw 29:10.11 ab.11d-12a. 12bcd

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Kerajaan Allah sudah dekat. Percayalah kepada Injil. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Markus 6:7-13

Diutus Berdua-dua

Dalam perikop Injil ini dikisahkan bagaimana Yesus memanggil kedua belas murid dan mengutus mereka berdua-dua untuk memberitakan bahwa orang harus bertobat, mengusir setan-setan dan menyembuhkan orang sakit. Menarik bahwa di sini Yesus mengutus mereka berdua-dua. Bukan sendiri-sendiri. Pasti Yesus punya maksud tersendiri dengan mengutus mereka berdua-dua. Menurut saya ada beberapa pertimbangan yang membuat Yesus mengutus mereka berdua-dua.

Pertama, Yesus sadar akan keterbatasan tiap murid-Nya. Sehebat-hebatnya para murid, pasti juga punya keterbatasan. Entah itu keterbatasan tenaga, pikiran, maupun kemampuan. Karena itulah Yesus mengutus mereka berdua-dua, supaya mereka dapat saling membantu dan saling melengkapi kekurangan yang lain. Dengan demikian pelayanan yang mereka lakukan dapat berhasil dengan baik.

Kedua, Yesus rupanya menginginkan para murid-Nya untuk bertumbuh dan berkembang bersama orang lain. Dia tidak menginginkan para murid-Nya bertumbuh dan berkembang sendiri karena ada bahaya orang jatuh dalam kesombongan. Merasa diri paling hebat dibanding orang lain. Justru bersama dengan orang lain orang akan sadar bahwa dirinya tidak akan maju dan berkembang tanpa bantuan orang lain. Bersama dan melalui orang lain, seorang akan mengenal siapa dirinya, apa arti kehadirannya bagi orang lain, menerima orang lain, memberi serta belajar dari orang lain.

Kebersamaan dengan orang lain akan membuat dia terhindar dari hal-hal yang bisa menyesatkan dan menyelewengkan dia dari tujuan hidupnya. Dan ini yang membuat orang bertumbuh dan berkembang dalam Kristus. Dengan kata lain Yesus mengharapkan para murid-Nya untuk bekerja dalam tim dalam kebersamaan dengan orang lain.

Ada beberapa alasan mengapa para murid perlu bekerja dalam tim. Pertama, bekerja dalam tim akan meringankan dan mempercepat pelayanan. Kedua, bekerja dalam tim akan lebih mendatangkan hasil yang maksimal daripada bekerja seorang diri. Ketiga, bekerja dalam tim membuat orang kuat dalam menghadapi kesulitan dan tantangan dalam pelayanan karena suka dan duka ditanggung secara bersama-sama.

Memang tidak mudah bekerja dalam tim, apalagi kalau patner kerja kita itu mau menangnya sendiri, memaksakan kehendaknya, malas, tidak bertanggungjawab dsb. Karena itu dibutuhkan kesabaran, kerendahan hati untuk mau mendengarkan pendapat orang lain, kerelaan untuk memberi dan menerima dari orang lain. Dengan cara ini kita tidak hanya dapat mewujudkan apa yang menjadi cita-cita kita bersama, tetapi kita semua dapat bertumbuh dan berkembang dalam Kristus.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Merayakan Pertobatan" Oleh Romo Agustinus Ari Pawarto O.Carm