Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Minggu 05 Juli 2026

Bacaan Liturgis – Hari Minggu Biasa XIV, 5 Juli 2026

  • Bacaan Pertama: Zakharia 9:9-10
    Mazmur Tanggapan: Aku hendak memuji nama-Mu, ya Allah, Rajaku, selama-lamanya.
    Ayat Mazmur Tanggapan: Mzm 145:1-2.8-9.10-11.13cd-14
    Bacaan Kedua: Roma 8:9.11-13
    Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil. Alleluya.
    Bacaan Injil: Matius 11:25-30

Perjumpaan Dengan Tuhan Yang Melegakan

Santo Agustinus (354 –430) sang pujangga dan Bapa Gereja pernah mengatakan, β€˜Hatiku gelisah, sebelum berjumpa dengan Tuhan’. Ungkapan ini hendak mengatakan bahwa manusia selalu berusaha mencari kelegaan, penghiburan dan kekuatan untuk menjalani kehidupannya. Hidup yang terkadang terasa berat, banyak tantangan dan persoalan ini kadang-kadang butuh mencari bantuan dari pihak luar untuk membantu mengatasi segala persolan hidup kita. Santo Agustinus mencapai kesadaran tertinggi bahwa hanya persatuan dengan Tuhan membuat manusia mampu menghadapi setiap persoalan hidup. Tuhan adalah jawaban dari setiap persoalan dan keresahan hidup kita.

Yesus hari ini bersabda, β€˜Marilah kepadaku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu’. Tuhan sungguh memahami situasi kehidupan kita manusia. Maka Dia mengundang kita untuk selalu datang kepadaNya agar kita beroleh kelegaan hidup. Beban kehidupan yang ada pada kita bagaikan salib yang harus kita jalani dengan sikap terbuka. Salib dan penderitaan yang kita terima dalam kaca mata iman dan kita hidupi dalam semangat kerendahan hati serta terbuka akan pendampingan Tuhan dalam semua aspek hidup kita akan mendatangkan rasa damai dan suka cita dalam kehidupan ini.

Sebaga orang beriman, tentu kita harus punya komitmen untuk selalu berpaut hanya pada Tuhan saja. β€˜Solo Dios basta’, hanya Allah saja cukup bagiku! Begitu lah kata-kata santa Teresa Avila untuk menegaskan bahwa Tuhanlah jawaban satu-satunya akan seluruh pergumulan hidup kita. Jangan pernah muncul godaan dalam hiudp kita untuk mencari penghiburan dan kekuatan dari luar yang bertentangan dengan iman kita. Di jaman sekarang masih ada beberapa umat yang β€˜berjalan di dua kaki’. Di satu sisi dia percaya kepada Tuhan, tetapi di sisi lain masih mau pergi ke dukun dan ke ahli ramal untuk mencari bantuan dan solusi atas segala persoalan hidup. Maka mari sekarang memiliki komitmen yang kuat untuk beriman dan percaya sepenuhnya hanya pada Tuhan aja, karna Dialah dasar, pegangan dan tujuan akhir hidup kita.

@RP Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.