Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Senin 20 April 2026

Bacaan Liturgis – Senin Pekan Paskah III, Senin, 20 April 2026

  • Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 6:8-15

  • Mazmur Tanggapan:Berbahagialah orang-orang yang hidup menurut Taurat Tuhan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mazmur 119:23-24.26-27.29-30

  • Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Alleluya

  • Bacaan Injil: Yohanes 6:22-29

Serius Dan Tulus Menimba Pengetahuan Iman Dari Yesus

Sebagai seorang Kristiani kita selalu berusaha mengikuti Kristus, menimba pengetahuan iman dari-Nya serta menghidupi ajaran-Nya. Kita harus memiliki niat yang serius dan hati yang tulus untuk mengikuti Kristus agar iman kita mampu bertumbuh tahap demi tahap menuju kematangan spiritual yang sejati. Dalam Injil hari ini kita mendengarkan banyak orang yang terkesima dan terpesona setelah menyaksikan Yesus menggandakan roti dan memberi makan ribuan orang. Yesus memberikan mereka makan secara berlimpah. Ternyata keadaan itu membuat orang banyak terlena dan ingin terus mengikuti Yesus untuk mendapatkan makanan jasmani semata. Motivasi dan niat yang kurang murni dari khayalak orang banyak itu hendak dikoreksi oleh Yesus.

Peristiwa dalam Injil ini hendaknya menjadi bahan permenungan kita juga di jaman sekarang. Seorang kristiani yang sejati hendaknya pertama-tama aktif datang ke Gereja dan terlibat dalam berbagai kegiatan rohani bukan pertama-tama agar mendapatkan kenyamanan dan fasilitas dalam lingkungan Gereja dan komunitas-komuntas rohani di lingkungan. Kita serius, tulus dan rindu berkumpul bersama dan berdoa bersama di Gereja karena kita ingin sekali mendapat pencerahan dan transfomasi kehidupan setelah mendengarkan Yesus bersabda, merayakan Ekaristi dan menwujudkan persaudaraan dengan teman-teman kita seiman.

Hidup kita di dunia ini harus seimbang. Memang perlu kita dalam keseharian kita bekerja secara ragawi untuk memenuhi nafkah insani kita. Akan tetapi ada saatnya juga kita harus menarik diri dari keseharian kerja dan aktifitas kita untuk sungguh-sungguh serius mencari pengalaman perjumpaan dengan Tuhan secara rohani dan spiritual. Pengalaman perjumpaan dengan Tuhan secara rohani inilah yang akan membuat kita selalu tetap mampu mengarahkan hati, budi dan jiwa kita pada hal-hal ilahi. Sehingga kehidupan kekal yang menjadi tujuan akhir dari peziarahan kita di dunia ini secara meyakinkan terus ada dalam ‘spirit’ hidup keseharian kita.

@RP. Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Video Ucapan Selamat Paskah Dari Romo Romo Paroki Meruya