Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Minggu 09 Agustus 2026

Bacaan Liturgi : Hari Minggu Biasa XIX, Minggu 9 Agustus 2026

  • Bacaan Pertama : Kitab Pertama Raja-raja 19:9a.11-13a

  • Mazmur Tanggapan : R. Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya Tuhan, dan berilah kami keselamatan yang dari pada-Mu.

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 85:9ab-10.11-12.13-14

  • Bacaan Kedua : Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma 9:1-5

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Aku menanti-nantikan Tuhan dan mengharapkan firman-Nya. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Matius 14:22-33

Badai Pasti Berlalu

Hidup itu tidak ubahnya seperti mengarungi samudera kehidupan. Kadang kita mengalami ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup, tetapi terkadang kita juga mengalami badai-badai kehidupan, yaitu permasalahan, kesulitan, kegagalan, penderitaan dan tantangan yang membuat kita merasa takut dan kehilangan harapan.

Yesus dalam bacaan Injil hari ini mengajak kita untuk tidak perlu takut dalam menghadapi badai-badai kehidupan. Mengapa? Karena Dia senantiasa menyertai, melindungi dan mengulurkan tangan-Nya untuk kita. Kalau kita percaya kepada-Nya, mengandalkan diri dan menyerahkan semua badai-badai kehidupan kita kepada-Nya, maka Yesus akan menenangkan badai-badai kehidupan kita. Dia memang tidak mengambil kesulitan, penderitaan dan tantangan dalam hidup kita, tetapi Dia memberi kita kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kesulitan, penderitaan dan tantangan dalam hidup kita.

Memang terkadang sepertinya Yesus tidak segera menolong kita. Bukan karena Dia tidak peduli pada kita, tetapi karena Dia tahu kapan waktu yang terbaik untuk menolong kita. Namun yang jelas pertolongannya selalu datang tepat pada waktunya. Pengalaman Petrus menunjukkan hal itu. Ketika Petrus yang awalnya bisa berjalan di atas air, namun ketika dirasakan ada tiupan angin, dia merasa takut dan mulai tenggelam. Dia berteriak, โ€œTuhan tolonglah aku!โ€. Mendengar hal itu Yesus segera mengulurkan tangan-Nya untuk menolong Petrus sehingga dia terhindar dari bahaya tenggelam.

Mari kita percayakan dan serahkan segala permasalahan, kesulitan, penderitaan, tantangan dan masa depan kita kepada Tuhan Yesus. Bersama dengan Tuhan Yesus kita akan mampu melalui saat-saat sulit dalam hidup kita. Bahkan kita akan mampu berselancar di atas badai-badai dan gelombang kehidupan kita. Amin.

Doa :

Tuhan Yesus bantu kami untuk menyadari bahwa kami tidak sendirian dalam mengarungi samudera kehidupan ini. Ada Engkau yang selalu menyertai, melindungi dan mengulurkan tangan-Mu untuk kami. Semoga kami senantiasa mengandalkan diri dan menyerahkan badai-badai kehidupan kami kepada-Mu, sehingga kami dapat mengalami pertolongan-Mu dalam hidup kami. Amin.

(RP . Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.