Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Selasa 03 November 2026

Bacaan Liturgi : Pekan Biasa XXXI, Selasa, 3 November 2026

  • Bacaan Pertama : Filipi 2:5-11

  • Mazmur Tanggapan : R. Aku melambungkan puji-pujian di tengah jemaat yang besar, ya Tuhan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mzm.22: 26b-27.28-30a.31-32

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepada kalian. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Lukas 15:15-24

Jangan Menolak Undangan Tuhan

Dalam Injil hari ini, Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang tuan yang mengadakan perjamuan besar dan mengundang banyak orang. Namun, ketika saat perjamuan tiba, mereka yang diundang justru menyampaikan berbagai alasan untuk tidak datang. Ada yang sibuk dengan tanahnya, ada yang sibuk dengan pekerjaannya, dan ada pula yang lebih mementingkan urusan pribadinya.

Melalui perumpamaan ini, Yesus ingin mengingatkan kita bahwa Tuhan senantiasa mengundang kita untuk datang kepada-Nya. Undangan Tuhan adalah undangan untuk mengalami kasih, keselamatan, dan kebahagiaan dalam Kerajaan Allah.

Namun, sering kali kita terlalu sibuk dengan pekerjaan, urusan keluarga, harta benda, dan berbagai kepentingan pribadi sehingga tidak mempunyai waktu untuk Tuhan. Kita mungkin tidak secara langsung menolak Tuhan, tetapi melalui kesibukan dan prioritas hidup kita, tanpa sadar kita sering menempatkan Tuhan di tempat yang terakhir.

Hal yang menarik dari Injil ini adalah ketika orang-orang pertama menolak undangan, sang tuan justru mengundang orang-orang miskin, cacat, buta, dan lumpuh. Bahkan, ia meminta agar orang-orang di jalan dan lorong diajak masuk supaya rumahnya penuh.

Ini menunjukkan bahwa kasih dan keselamatan Allah terbuka bagi semua orang. Tuhan tidak pernah lelah mengundang manusia. Ia tidak melihat status sosial, kekayaan, kedudukan, ataupun masa lalu seseorang. Yang Ia harapkan adalah hati yang terbuka dan kesediaan untuk datang kepada-Nya.

Maka, pertanyaan bagi kita hari ini adalah: Apakah kita sungguh-sungguh menanggapi undangan Tuhan, atau justru terlalu sibuk dengan urusan duniawi sehingga tidak mempunyai tempat bagi-Nya?

Marilah kita belajar menyediakan waktu bagi Tuhan, membangun relasi dengan-Nya melalui doa, Ekaristi, dan perbuatan kasih kepada sesama.

Jangan sampai kita begitu sibuk mempersiapkan kehidupan di dunia ini, tetapi lupa mempersiapkan diri untuk kehidupan kekal bersama Tuhan.

Ingatlah, Tuhan selalu mengundang kita.Jangan biarkan kesibukan hidup membuat kita kehilangan kesempatan untuk mengalami sukacita dalam perjamuan kasih-Nya.Amin.

Doa :

Allah Bapa yang penuh kasih, kami bersyukur karena Engkau senantiasa mengundang kami untuk datang kepada-Mu. Bukalah hati kami agar selalu peka mendengarkan panggilan-Mu, setia menyediakan waktu untuk berdoa, serta rela berbagi kasih dengan sesama, terutama mereka yang kecil, lemah, dan membutuhkan pertolongan.

Semoga hidup kami menjadi jawaban atas undangan kasih-Mu dan kelak layak menikmati perjamuan abadi bersama-Mu.

Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.