Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Minggu 08 November 2026

Bacaan Liturgi : Hari Minggu Biasa XXXII, Minggu, 8 November 2026

  • Bacaan Pertama : Keb. 6:12-17

  • Mazmur Tanggapan :R. Jiwaku haus akan Dikau, ya Tuhan, Allahku

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mzm 63:2.3-4.5-6.7-8

  • Bacaan Kedua : 1 Tes 4:13-18

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Berjaga dan bersiaplah sebab Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Mat 25:1-13

Berjaga-jagalah

Dalam Injil hari ini, Yesus menyampaikan perumpamaan tentang sepuluh gadis yang menantikan kedatangan mempelai laki-laki. Lima gadis bijaksana membawa minyak cadangan, sedangkan lima gadis lainnya tidak mempersiapkannya. Ketika mempelai datang, hanya mereka yang siap dengan pelita yang menyala dapat masuk ke ruang perjamuan.

Melalui perumpamaan ini, Yesus mengajak kita untuk senantiasa berjaga-jaga dan mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan.

Menarik untuk kita renungkan: Minyak dalam pelita melambangkan iman, kasih, doa, dan kesetiaan kita kepada Tuhan. Iman tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kita tidak pernah tahu kapan Tuhan memanggil kita. Karena itu, jangan menunda untuk berbuat baik. Jangan menunda untuk mengampuni. Jangan menunda untuk berdamai. Jangan menunda untuk mengasihi sesama.

Kita sering kali begitu sibuk mempersiapkan kebutuhan hidup di dunia, tetapi lupa mempersiapkan kehidupan rohani kita.Kita rajin menjaga agar lampu rumah tetap menyala, tetapi apakah pelita iman kita juga tetap menyala?

Menjadi orang bijaksana berarti menjalani hidup dengan selalu menyediakan minyak kasih, pengharapan, iman, dan kesetiaan. Jangan sampai ketika Tuhan datang, pelita kehidupan kita justru kehabisan minyak.

Marilah kita senantiasa berjaga-jaga,bukan dengan rasa takut, melainkan dengan hati yang penuh kasih dan kerinduan untuk menyambut Tuhan.

Semoga ketika Tuhan datang, Ia menemukan pelita iman kita tetap menyala. Amin.

Doa : Tuhan Yesus yang Mahabaik, Terima kasih atas Sabda-Mu hari ini. Bantulah kami agar senantiasa berjaga-jaga dan mempersiapkan diri menyambut kedatangan-Mu. Tambahkanlah iman, harapan, dan kasih dalam hati kami, agar pelita kehidupan kami selalu menyala melalui doa, kesetiaan, dan perbuatan kasih kepada sesama. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.