Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Rabu 08 April 2026

Bacaan Liturgis – Rabu Dalam Oktaf Paskah, Rabu, 08 April 2026

  • Bacaan Pertama: Kisah Para Rasul 3:1-10

  • Mazmur Tanggapan: Biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.

  • Ayat Mazmur Tanggapan: Mazmur 105:1-2.3-4.6-7.8-9

  • Ayat Bait Pengantar Injil: Alleluya. Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya. Alleluya

  • Bacaan Injil: Lukas 24:13-35

Berjalan Bersama Kristus Membawa Kita Menuju Transformasi Hidup

Kisah perjalanan dua murid Yesus ke Emaus menunjukkan keasikan mereka membahas dan menelaah peristiwa kebangkitan Kristus yang sangat ‘viral’ Yerusalem. Persitiwa kebangkitan seorang manusia dari kematiaan dan menyaksikan peristiwa itu secara dekat adalah sebuah pengalaman baru yang menakjubkan bagi mereka. Perjalanan kedua murid ini pasti perjalanan dengan suasana hati yang berseri-seri penuh semangat karena yang bangkit dari kematian ini adalah Yesus, guru dan inspirator mereka selama ini untuk mulai bertumbuh dalam iman. Pengenalan mereka kepada Kristus sebagai guru selama ini menjadi berubah lebih tinggi lagi yaitu sebagai Mesias. Sebab untuk menerima Yesus bisa bangkit dari kematian (oleh kedua murid ini) tentu Yesus harus dikenal dan dipahami tidak hanya sebatas sebagai guru biasa. Pasti Yesus lebih dari seorang guru biasa.

Dalam perjalanan kedua murid ke Emaus, Yesus yang telah bangkit datang menemani perjalanan mereka. Setelah banyak berbincang-bincang dan mendapatkan pencerahan dari Kristus maka mata mereka menjadi terbuka. Pikiran mereka menjadi tercerahkan. Serta hati mereka menjadi terpesona kepada Kristus yang telad hadir di dihadapan mereka. Berjalan bersama Yesus dan mendengarkan secara sungguh-sungguh dari hati ketika Dia bersabda akan membawa kita kepada pengenalan akan Kristus yang sungguh-sungguh menghidupkan iman kita. Dalam situasi batin kita yang kadang galau, kacau dan diterpa keputusasaan, kemauan untuk berjalan dengan Yesus akan membuat persoalan kita menemukan jawaban pemecahannya. Maka keterbukaan sikap kita untuk mau mendengarkan dan bersedia berjalan bersama Yesus akan menghantar kita kepada persatuan dengan Tuhan. Kita harus memiliki kerendahan hati untuk memberi waktu berjalan bersama Kristus. Membuka mata, hati dan budi kita sembari memohon kepada Kristus agar melunakkan hati kita yang keras, menerangi pikiran kita yang bodoh serta menyembuhkan kebebalan hati kita serta kelambanan jiwa kita untuk memahami apa yang dituliskan dalam Kitab Suci tentang Kristus sendiri. Inlah pertemuan dengan Kristus yang mentrasformasi hidup kita.

@RP. Tinto Hasugian O. Carm

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Pertobatan untuk merawat bumi, Rumah kita bersama" Oleh RP Agustinus Ari Pawarto, O.Carm