Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Minggu

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (tiap Minggu Ke-3)

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Sabtu 30 Mei 2026

Bacaan Liturgi : Pekan Biasa VIII, Sabtu, 30 Mei 2026

  • Bacaan Pertama :Surat Yudas 17:20b-25

  • Mazmur Tanggapan : R. Jiwaku haus akan Dikau, ya Tuhan, Allahku

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 63:2.3-4.5-6Bait Pengantar Injil : Alleluya. Semoga sabda Kristus tinggal dalam diri kalian secara melimpah. Bersyukurlah dengan perantaraan Kristus kepada Allah Bapa kita. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Markus 11:27-33

Kuasa Yesus

Dengan melihat mukjizat-mukjizat yang dilakukan oleh Yesus dan mendengarkan ajaran Yesus seseorang seharusnya dapat memahami siapakah Yesus itu dan dengan kuasa apa Yesus melakukan hal itu. Namun tidaklah demikian yang terjadi pada imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat, dan kaum tua-tua Yahudi. Mereka melihat dan mendengar apa yang diperbuat oleh Yesus, tetapi mereka tidak mau memahami dan mempercayai-Nya. Karena itu ketika mereka bertanya kepada Yesus dengan kuasa apakah Yesus melakukan semuanya itu, Yesus tidak memberikan jawaban kepada mereka. Dia merasa tidak ada gunanya memberikan penjelasan kepada orang yang tidak mau mengerti dan tidak mau percaya. Kendati Yesus membuat mukjizat yang spektakuler dan menjelaskan secara meyakinkan, namun kalau mereka tidak membuka hati dan tidak mau percaya kepada-Nya semuanya tidak ada gunanya.

Kita pun kerapkali bersikap seperti imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan kaum tua-tua Yahudi. Kita sering melihat karya Allah dalam hidup kita dan mendengarkan ajaran Yesus lewat pembacaan firman Tuhan, kotbah maupun pendalaman iman, namun kita masih ragu-ragu terhadap Tuhan Yesus. Benarkah Yesus itu Tuhan? Benarkah Yesus itu berasal dari Allah? Benarkah Ia mampu menyelamatkan saya?

Semua pertanyaan ini muncul karena kita kurang membuka hati kita kepada Tuhan Yesus dan sabda-Nya.Akibatnya meskipun kita menyaksikan karya Allah dalam hidup kita, kita tidak percaya. Kita tidak melihat dalam kacamata iman bahwa semuanya itu merupakan karya Allah. Karena itu kita diharapkan untuk membuka hati kepada Tuhan agar kita mampu melihat karya-karya Allah dalam hidup kita dan semakin mengimaninya. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.