Maria Kusuma Karmel

Mengalami Kehadiran Allah bersama Maria, Bunda dan Kusuma Karmel

Sambutan Romo Paroki

Protokol Perlindungan Anak dan Dewasa Rentan

Informasi lebih lanjut

Pengumuman Gereja

KEGIATAN MENDATANG

Misa Harian

Hari Senin - Sabtu

  • 05.30 WIB

Misa Jumat Pertama

Hari Jumat Pertama Setiap Bulan

  • 19.30 WIB

Misa Mingguan

Hari Sabtu

  • 16.30 WIB
  • 19.00 WIB - Misa Bernuansa Karismatik (setiap Sabtu Pertama setiap bulan)

Hari Minggu

  • 06.00 WIB
  • 08.30 WIB
  • 11.00 WIB
  • 16.30 WIB

Misa Online

Ditiadakan

RENUNGAN HARIAN

Kamis 05 November 2026

Bacaan Liturgi : Pekan Biasa XXXI, Kamis, 5 November 2026

  • Bacaan Pertama : Filipi 3:3-8a

  • Mazmur Tanggapan : R. Biarlah bersuka hati orang-orang yang mencari Tuhan

  • Ayat Mazmur Tanggapan : Mazmur 105:2-7

  • Bait Pengantar Injil : Alleluya. Datanglah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat Aku akan memberikan kelegaan kepada kalian. Alleluya.

  • Bacaan Injil : Lukas 15:1-10

Tidak Pernah Berhenti Mencari

Dalam Injil hari ini, Yesus menyampaikan dua perumpamaan yang sangat indah: tentang seekor domba yang hilang dan dirham yang hilang. Ketika seekor domba tersesat, sang gembala meninggalkan sembilan puluh sembilan ekor lainnya dan pergi mencari satu ekor yang hilang. Demikian pula seorang perempuan yang kehilangan satu dirham, dengan tekun mencarinya sampai menemukannya.

Melalui kedua perumpamaan ini, Yesus ingin menunjukkan betapa besar kasih Allah kepada setiap manusia. Bagi Allah, tidak ada seorang pun yang terlalu kecil, tidak berharga, atau boleh diabaikan. Bahkan ketika kita jatuh dalam dosa, menjauh dari Tuhan, dan kehilangan arah hidup, Allah tidak pernah berhenti mencari dan menantikan kita.

Ada satu hal yang menarik: sukacita terbesar bukanlah ketika kita merasa diri paling suci, melainkan ketika seseorang yang tersesat kembali kepada Tuhan. Itulah sebabnya Yesus berkata bahwa akan ada sukacita besar di surga karena satu orang berdosa yang bertobat.

Sabda ini mengajak kita untuk tidak mudah menghakimi orang lain, melainkan belajar memiliki hati seperti hati Allah: hati yang penuh belas kasih, sabar, dan selalu memberi kesempatan kepada orang lain untuk berubah.

Marilah kita bertanya dalam hati: Apakah ada bagian dari hidup kita yang sedang menjauh dari Tuhan? Dan apakah kita sudah menjadi pribadi yang mau mencari, merangkul, serta membawa kembali mereka yang tersesat?

Ingatlah: Di mata Tuhan, kita tidak pernah menjadi pribadi yang terlupakan. Kita selalu dicari, dikasihi, dan dirindukan untuk kembali kepada-Nya.

Doa :

Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih-Mu yang tidak pernah meninggalkan kami. Carilah kami ketika kami tersesat dan tuntunlah kami kembali ke jalan-Mu. Ajarilah kami untuk tidak menghakimi, tetapi mengasihi dan merangkul mereka yang lemah dan berdosa. Semoga hidup kami menjadi tanda sukacita dan belas kasih-Mu bagi sesama. Amin.

(RP. Titus Brandsma Pantjaja Adji Wilasa, O.Carm.)

VIDEO HIGHLIGHT

Sebuah katekese singkat "Kenaikan Tuhan Yesus" Oleh RP Titus Brandsma Pantjaja Adji Wiloso, O.Carm.