Bulan Kitab Suci 2026 - Sabda yang Menjawab Kegelisahan Zaman
Sabda Allah adalah pilar kehidupan yang kokoh bagi setiap pengikut Kristus. Iman Kristiani diberi pupuk yang subur sehingga bisa jatuh di tanah yang baik, bertumbuh, berakar, bertunas, dan pada akh irnya berbuah limpah. Tetapi sayangnya masih banyak umat beriman Kristiani yang masih kesulitan menemukan inti sari SabdaAllah yang indah dan luar biasa. Hal itu dikarenakan Alkitab, sebagai kumpulan Sabda Allah yang hidup, memerlukan cara-cara khusus untuk membacanya.
Komisi Kerasulan Kitab Suci (K3S) Keuskupan Agung Jakarta di Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 ini menghadirkan teks-teks Perjanjian Baru yang bisa menjadi bahan permenungan pribadi maupun kelompok. Telah dipilihkan teks-teks istimewa yang diharapkan semakin membantu para pembaca Kitab Suci menemukan kekuatan Sabda Allah. Allah berbicara kepada bermacam-macam pribadi manusia dan juga dengan berbagai macam konteksnya. Secara khusus Allah banyak menyapa manusia yang sedang mengalami pergumulan hidup yang berat. Kondisi seperti itu kalau tidak hati-hati bisa membuat iman menjadi hambar bahkan hilang arah.
Begitu pembaca Alkitab menemukan pesan-pesan di balik teks-teks Alkitab, pembaca akan berjumpa dengan pengalaman dasar orang beriman yaitu terpukau dengan belas kasih Allah yang luar biasa, kehadiran-Nya, tuntunan-Nya, dan pertolongan-Nya yang nyata dan selalu aktual bagi manusia lintas generasi. Tantangan manusia jaman sekarang adalah terlalu sibuk dengan berbagai macam kegiatan dan aktivitas. Meski demikian dirinya tetap merasa ada yang kosong dan tanpa makna. Semua berlalu begitu cepat, instan, hanya menyentuh permukaannya saja. Membaca Alkitab seorang diri terasa begitu “mahal” karena diburu-buru waktu, sehingga seseorang tidak sampai pada kedalaman Firman yang nyata.
Belajar Alkitab sendiri dari Youtube, dan dari buku-buku referensi juga terasa berat karena membutuhkan konsentrasi dan konsistensi yang tidak mudah.
Dari kerisauan di atas, tim K3S KAJ bekerja sama dengan seorang pengajar Alkitab yang sangat aktif dan berpengalaman, Bapak Hilarius Irhandi Ludiarto menyusun khusus materi BKS KAJ 2026 ini. Bahan-bahan dan cara membaca Alkitab yang ditawarkan sangat menarik dan menantang, bisa menghidupkan keingintahuan dan kecintaan umat akan kerinduan mereka terhadap Firman Tuhan yang hidup. Kami berharap dengan bahan BKS KAJ 2026 ini, umat beriman terbantu dalam menemukan pesan-pesan Tuhan yang berbicara untuk dirinya dan situasinya yang aktual saat ini. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bahan yang telah disusun oleh Bapak Hilarius Irhandi Ludiarto dengan cermat dan luar biasa.
Kami berterima kasih juga kepada tim penyusun bahan BKS KAJ 2026 Petrus Rudyanto, Anastasia Hermidina Widayanti dari K3S dan Andreas Andika, dari Paroki Bintaro Jaya Gereja Santa Maria Regina yang membantu memberi ilustrasi di setiap bahan permenungan di buku BKS KAJ tahun ini. Besar harapan kami, umat Allah Keuskupan Agung Jakarta semakin giat dalam mencintai Firman Tuhan, bukan hanya sebagai pembaca saja, tetapi juga menjadi pelaku-pelaku Firman yang setia. Kiranya Roh Kudus senantiasa memberikan arahan, kekuatan dan pertolongan-Nya bagi setiap pribadi yang dengan setia mencintai Sabda Allah. Semoga bahan ini juga dapat digunakan dan diperkaya oleh pengalaman iman umat teritorial (lingkungan dan wilayah) dan umat kategorial (komunitas-komunitas PDPKK, KEP, SEP, Legio Maria, dan lainnya).
Romo Josep Ferry Susanto, Pr. - Ketua Komisi Kerasulan Kitab Suci KAJ
Pengantar Pertemuan
Badai Sempurna di Era Mordern
- Ketidakpastian ekonomi
- Krisis ekologi
- Keterasingan digital
- Polarisasi sosial
Paradoks Manusia Modern
- Sibuk namun kosong
- Semua berlalu begitu cepat, instan, hanya menyentuh permukaannya saja
- Kegelisahan muncul saat kebutuhan fana menjadi pusat hidup
- Kita kehilangan kedalaman makna
BKS 2026
Kita telah memasuki bulan September, Bulan Kitab Suci Nasional. Pada tahun ini, Keuskupan Agung Jakarta menyelenggarakan Bulan Kitab Suci dengan tema “Sabda yang Menjawab Kegelisahan Zaman”. Bulan Kitab Suci tahun ini tidak hanya merupakan rangkaian kegiatan rohani, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbarui hati dan mempererat kebersamaan. Melalui permenungan Kitab Suci, doa, dan pertemuan bersama, kita diajak untuk memperdalam iman dan memperkuat persaudaraan. Seluruh umat diundang untuk berpartisipasi aktif dan mengikuti empat subtema yang telah disusun:
- Sabda: Peneguh di Tengah Ketidakpastian (Matius 6:25-34)
- Sabda: Pembebas dari Belenggu Ketidakadilan (Lukas 4:16-21)
- Sabda: Pemersatu di Era Perpecahan (Efesus 2:12-19)
- Sabda: Pengharapan untuk Masa Depan (Wahyu 21:1-5)
Keempat subtema ini menegaskan bahwa Sabda Tuhan senantiasa relevan dalam kehidupan kita. Sabda Tuhan berbicara mengenai kecemasan, ketidakadilan yang menyakitkan, perpecahan yang memisahkan, serta kerinduan akan masa depan yang lebih baik.
Selama Bulan Kitab Suci 2026, disediakan metode pendalaman yang sederhana, relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan menarik, sehingga semakin banyak umat dapat merasakan keindahan Sabda Tuhan. Kegembiraan dalam membaca dan merenungkan Kitab Suci diharapkan dapat menumbuhkan iman yang hidup serta mempererat kebersamaan dalam komunitas.
Bacaan pertama (Matius 6:25-34) dan bacaan terakhir (Wahyu 21:1-5) menjadi bingkai dalam Bulan Kitab Suci tahun ini. Yesus mengajak kita belajar dari burung-burung di udara dan bunga bakung di ladang, sementara Kitab Wahyu menghadirkan gambaran langit dan bumi yang baru. Kedua bacaan ini selaras dengan tujuan pastoral yang menekankan pentingnya menjaga keutuhan alam ciptaan dan tanggung jawab kita untuk merawatnya. Pada setiap pertemuan, disediakan refleksi singkat Arah Dasar KAJ 2026 atas bacaan Kitab Suci yang dipilih.
Oleh karena itu, marilah kita membuka hati untuk menerima pembaruan dari Tuhan. Hadirilah, berdiskusilah, dan ambillah bagian dalam permenungan ini. Semoga Bulan Kitab Suci 2026 menjadi masa penuh rahmat untuk menemukan kembali keindahan Sabda dan merasakan sukacita bertumbuh bersama sebagai umat Allah.